Bursah Zarnubi : “AOE Jadi Penggerak Investasi dan Perdagangan Daerah”

oleh -9 Dilihat
oleh

Napaslahat.com, Tangerang, BSD – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menegaskan bahwa APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 bukan sekadar ajang memamerkan produk unggulan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bursah saat pembukaan APKASI Otonomi Expo 2026: Trade, Tourism, Investment and Procurement di Nusantara Convention Hall, ICE BSD, Tangerang, Kamis (27/08/2026).

Mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, Bursah mengatakan AOE harus menjadi ruang untuk mempertemukan potensi daerah dengan pasar, dunia usaha dan investor.

“Sejak awal APKASI bukan sekadar pameran,” kata Bursah.

Menurutnya, AOE yang telah rutin diselenggarakan sejak 2005 kini memasuki penyelenggaraan ke-21. Selama lebih dari dua dekade, kegiatan tersebut telah berkembang menjadi forum yang mempertemukan pemerintah daerah, dunia usaha, BUMN, kementerian/lembaga, mitra internasional hingga investor.

Bursah menjelaskan, tujuan AOE adalah memberikan kesempatan kepada daerah untuk menampilkan potensi unggulan, membuka peluang investasi, memperkuat perdagangan antardaerah dan antarpulau, serta memperluas jaringan kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menilai, potensi yang dimiliki setiap kabupaten harus mampu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui AOE, daerah tidak hanya memperkenalkan produk dan peluang investasi, tetapi juga mengundang mitra untuk bersama-sama membangun ekonomi yang berkelanjutan, tetap menjaga lingkungan, serta membangun kemitraan erat antara pemerintah dan swasta,” ujarnya.

Bursah menyebut, penyelenggaraan AOE sebelumnya telah memberikan sejumlah hasil bagi daerah, mulai dari kerja sama perdagangan antardaerah, akses ekspor ke mancanegara, investasi baru hingga berbagai bentuk kolaborasi.

Karena itu, ia berharap AOE 2026 dapat semakin banyak melahirkan kesepakatan perdagangan, investasi dan kerja sama yang benar-benar memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.

“Kami optimis, semakin banyak kabupaten yang melahirkan sentra ekonomi baru, semakin kokoh pula langkah kita menuju Indonesia Emas 2045,” kata Bursah.

Dalam kesempatan tersebut, Bursah juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan fiskal yang semakin berkeadilan serta peluang yang lebih luas bagi daerah dalam mengelola sumber-sumber keuangan secara mandiri.

Menurutnya, penguatan kapasitas fiskal daerah tidak hanya akan memperkuat pembangunan ekonomi, tetapi juga mendukung peningkatan pelayanan publik yang lebih baik dan inklusif.

Sebagai Ketua Umum APKASI, Bursah berharap forum tersebut dapat menjadi wadah bagi seluruh kabupaten di Indonesia untuk saling membuka peluang, memperkuat kerja sama dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan di daerah.

“Semakin banyak potensi daerah yang dikembangkan, semakin banyak pula peluang ekonomi yang bisa dibuka untuk masyarakat,” tutupnya.

(YOKI)

No More Posts Available.

No more pages to load.