Napaslahat.com, Tangerang, BSD – Ada momen menarik dalam pembukaan APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 di Nusantara Convention Hall, ICE BSD, Tangerang, Kamis (27/08/2026). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto secara khusus melontarkan pujian kepada Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi.
Dalam sambutannya, Bima Arya menyebut Bursah sebagai sosok yang terlihat paling senior di antara para bupati yang hadir.
“Tentu saya sebutkan Ketua Umum APKASI, juga Bupati Lahat, Pak Bursah Zarnubi. Senior semua, kelihatan paling senior di ruangan ini,” ujar Bima disambut suasana hangat peserta.
Pernyataan tersebut kemudian dilanjutkan Bima dengan pesan mengenai makna kepemimpinan. Ia mengatakan, seorang pemimpin memiliki tingkatan dalam mendapatkan penerimaan dari masyarakat.
“Pemimpin ada maqamnya. Yang paling mendasar itu diketahui, di atasnya ditakuti, di atas lagi disegani. Tapi yang paling top itu dicintai,” katanya.
Bima kemudian berharap para bupati di Indonesia dapat menjadi pemimpin yang dicintai masyarakatnya.
“Sudah melewati fase ditakuti, mudah-mudahan seluruh bupati sama seperti ketua umumnya, dicintai seluruh warganya,” ujar Bima, merujuk kepada Bursah Zarnubi.
Pujian tersebut menjadi salah satu momen yang menarik perhatian dalam pembukaan AOE 2026, terlebih Bursah Zarnubi hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Lahat.
Bagi Bima, sosok pemimpin tidak cukup hanya dikenal, disegani atau ditakuti. Tingkatan tertinggi dalam kepemimpinan justru ketika seorang pemimpin mampu mendapatkan kecintaan dari masyarakat melalui kepemimpinan dan pengabdiannya.
Pembukaan AOE 2026 sendiri mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas” dan menjadi ajang bagi pemerintah kabupaten dari seluruh Indonesia untuk memperkenalkan potensi daerah, membuka peluang investasi, serta memperkuat kerja sama perdagangan antardaerah maupun internasional.
Kehadiran Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum APKASI juga menjadi bagian penting dalam agenda tersebut. Di hadapan para bupati, pemerintah pusat, dunia usaha, investor dan mitra internasional, Bursah menyampaikan bahwa AOE bukan sekadar pameran, melainkan ruang strategis untuk mempertemukan potensi daerah dengan pasar, investasi dan kerja sama.
Sementara itu, Bima Arya menegaskan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri akan terus mendengar dan menangkap aspirasi pemerintah daerah untuk kemudian disampaikan kepada kementerian terkait.
Dengan suasana pembukaan yang berlangsung hangat, pujian Bima Arya terhadap Bursah Zarnubi menjadi salah satu sorotan tersendiri, sekaligus pesan bahwa keberhasilan seorang kepala daerah pada akhirnya tidak hanya diukur dari seberapa dikenal atau disegani, tetapi dari seberapa besar ia mampu mendapatkan kepercayaan dan kecintaan masyarakat.
(YOKI)





